7 Hari Bersejarah at Boyolali [Ep.4]

Halohaaaa pembaca setia dan sahabat PIRN XII... 
Yap setelah di Eps. 3 kita berjalan-jalan ria menyusuri jalan-jalan di boyolali dan meneliti lika liku TAT plus refreshing..
Hoooaaaammm... Ngaaantuukk banget.. Nah apakah yang akan terjadi besoknya..?? Check it out !

Tanggal 3 Juli 2013

Paginya dengan badan yang agak seger agak lunglai juga karena ngantukk [habis begadang nonton bareng kawan sekamar] #nonton A Werewolf Boy..
Aku beserta teman kelompok bersegera pergi ke sekolah.. *yeiy >< jiwa anak sekolahku masih melekat ternyata..

Nah setelah tiba di sekolahh, langsung deh duduk lesehan (meskipun ada kursi) dan berkelompok untuk merumuskan makalah penelitian kami.. 
Untuk hari ini, kami berbagi tugas.. 2 Orang mengurus Bab1, 2 Orang yang cari materi dan referensi (Bab2), Selebihnya ada yang ngolah data dan mempersiapkan bagian depan dari makalah tersebut *good management :).
Satu hal yang aku perlajari, disini sepertinya memang keberadaan orang-orang yang sungguh-sungguh. Setiap diberikan tugas oleh Pak Ket meskipun itu berat sekalia pun tak ada kata menolak untuk mereka mengerjakannya, terlebih saat tugas mereka selesai, dengan senang hati menawarkan diri untuk membantu yang belum selesai.. *sok sweet... ><

Nah begitulah sampai sore harinya.. Meskipun disela-sela pekerjaan kami banyak mainnya.. Dan bisa dikatakan kelmpok yang paling santai di kelas adalah kami.. Ckckck.. :|

Tanggal 4 Juli  2013

Jadwal untuk hari ini sama seperti kemarin hanya saja hari ini HARUS LEBIH KERJA KERAS karena makalah harus siap hari ini dan di print paling lambat jam 3 sore.. *checkmate +.+
Barulah semua bekerja lebih serius dan sempat terjadi percecokan antar anggota kelompok.. Hihihihii saat-saat yang mengerikan. :(
Suasana di pagi hari yang langsung berdiskusi dan mengerjakan makalah..
FIGHTING !
Dan jugaaaaa...
Sedikit arahan dan bantuan bapak pembimbing tercinta untuk pembuatan makalah kami..
Timaci paakkk..
Hihihii... setelah kerja sikit agak kerasan, kami istarahat.. Pak Ket yang baik dengan senang hati mau mengambilkan Catering nasi buat kami-kami anggota kelompoknya *sihiiiii.. Tapiiii.. alangkah menyedihkannya.. Kami anggota kelompok dengan jiwa kemanusian yang tinggi tidak mau menyusahkan Pak Ket.. Kami pun ngambil nasi Catering sendiri dan alhasiiiilll. Catering nasi bertumpuk di kelas..WHHAAAA XD...

Usai makan siang, kami mulai bekerja kembali.. Semua pada sibuk dengan kerjaannya masing-masing.

Tak terasa ashar pun tiba.. So kami semua break dulu..

Setelah pekerjaan selesai..
Pesta Es Krim oleh Rifqa ><
Kreekk.. kreeekk.. *bunyi leher yang sudah membeku sepanjang hari di depan laptop.. -__-
Magribnya kami kembali ke asrama untuk istirahat SEBENTAR, mandi SEKEJAP, makan SEKELAK untuk pergi lagi ke sekolah.. huhuhuu T.T

At school, kami diberikan materi dan kiat- kiat saat presentasi besoknya.. *pptnya belum nyentuh dikit pun :(
Setiap kelompok juga harus menunjuk satu orang untuk jadi moderator untuk kelompok lain..
Nah siapakah moderator dari kelompok kami??
Jeng jeengg....

Inlah dia Sang Moderator.. !!
Next, Waktu yang diberikan untuk kami presentasi adalah 10 menit, untuk tanya jawab 10 menit, dan untuk embel-embelnya 5 menit.. Jujur ! waktu presentasinya kedikitan kalau dibandingkan dgn kelas lain.. Bakalan gak ada intermezonya, takutnya monoton.. :((
Hal ini dikarenakan anak kelas IPS C bergabung dgn kelas kami.. So, bakalan banyak yang nampil dan bakalan banyak nguras waktu kalau waktu presentasinya lebih dari sepuluh menit terlebih besok shalat Jum'at ... *ibaaa...=_=

After that, kami pun kembali ke asrama again, dan untuk kali ini diberikan waktu untuk istirahat sebeeeeeentaaarrrr...
DAN LANGSUNG NGUMPUL untuk menyusun slide ppt yang akan ditampilkan besok.. 
Dengan semangat yang membara-bara awalnya akhirnya tepadamkan dengan rasa kantuk yang tak tertahankan.. 
Beberapa temanku ada yang mencari cemilan, ada yang melawak supaya kami tetap terjaga, ada yang merekam, dll. Meskipun begitu...

Ada jugak yang kebablasan.. +_+
Finally, setelah semua selesai dan latihan presentasi sebentar akhirnya kami menyudahi semua ini dan lebih memilih untuk istirahat. Hoooaaaammmmm... =_=*ngantuk bangeett..

Bisa dikatakan ppt 99% sudah oke, akan tetapi gladinya belumlah optimal...
So, Bagaimana penampilan kami besok..

To be Countinued ()

*Eh, besok penutupan lo...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

7 Hari Bersejarah di Boyolali [Eps. 3]

Tanggal 2 Juli 2013

Setelah semalaman kerja keras merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang akan kami lemparkan ke narasumber nantinya..
Paginya kami bersiap siap untuk pergi ke Taman Air Tlatar (TAT) menggunakan alat transportasi yakni Bus Pariwisata.. Cihuii *Bisa main air nih.. (Dalam banyang sekejap)..

Setelah sampai di TAT..
Foto Keluarga Hahahahaha...
Setelah tiba disana, satu hal yang aku pikirkan.. TAT yang sebenarnya tidak seperti yang aku pikirkan.. #kecewa beratt.. Hiks.. :'( Its no problem..
Kami pun membagi kelompok dan berpencar agar mendapatkan banyak sumber.. ada yang kearah barat, selatan dan timur..
Ada narasumber yang dengan senang hati membagikan pengetahuannya ke kami dan ada juga yang judes plus pilit informasi.. Grrrr #bikin geram aja..


Dokumentasi saat Wawancara :))))

Siangnya kami berkumpul untuk makan siang plus evaluasi hasil wawancara tadi..
Hmm.. banyak cerita keluh kesal juga ternyata, hehehehe.. Yaa begitulah jika berhadapan dengan orang secara langsung.. Harus persiapkan mental dan pikiran.. 

Next, kami pun berkeliling TAT sambil menikmati indahnya alam ini..


Dokumentasi Alam di TAT.. :D

Beberapa cendramata di TAT.. Hanya saja aku kurang berminat sehingga gak beli deh.. Hehehe.. B)

Eh eh ada acara nyuci karpet massal nih.. :J

Cuaca yang tidak mendukung membuat kami harus pulang lebih awal dari yang dijadwalkan. :'(
Sesampai di asrama, sepiiiii banget. Belum ada yang pulang dari lapangan kecuali yang dari TAT plus anak IPT yang cuman bertengger di sekolah menyelesaikan penelitiannya.. Ckckckc kasiaaaann.. :\

Akhirnya aku pun memilih untuk istirahat, karena malam nanti kami harus kembali kesekolah.. #gak bersemangat nih.. :(

Hohohoho so, apa lagi yang akan aden lakukan lagi ya... Hmm..

To be Continued.. ()


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Percobaan Kentang Menjadi Plastik

Alat dan Bahan

Alat :

  • ·         Gelas Beker
  • ·         Sendok
  • ·         Pisau
  • ·         Parutan halus
  • ·         Saringan
  • ·         Cetakan
Bahan :

  • ·         Kentang
  • ·         Asam cuka
  • ·         Air

Cara Kerja     :

  • 1.       Kupas terlebih dahulu kulit kentang lalu dicuci hingga bersih
  • 2.       Kentang yang sudah bersih lalu diparut di atas wadah dan dikumpulkan dalam satu gelas beker
  • 3.       Parutan kentang yang sudah terkumpul diberi air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk.
  • 4.       Setelah itu, saringlah parutan kentang untuk mengeluarkan air pada kentang.
  • 5.       Air hasil saringan di bagian bawahnya ada yang sesuatu yang mengendap, buang air saringan kentang dan tinggallah hasil endapan yang ada di gelas beker.
  • 6.       Hasil endapan diberi 4 sendok  air dan ½ sendok cuka lalu aduk.
  • 7.       Campuran tersebut lalu dipanaskan di atas api sambil diaduk terus-menerus hingga mengental seperti lem.
  • 8.       Lalu sebelum campuran tersebut mengeras segera letakkan di atas cetakan, ratakan dan buat tipis.
  • 9.       Tunggu satu hari dan lihat hasilnya.

Hasil Praktikum
Dokumentasi Kerja



 

 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Makalah Dakwah (TAZKIYATUN NAFS)



Tugas Pendidikan Agama Islam


DISUSUN OLEH :
HANIFAH SITI AISYAH
XI IPA 1


SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1
PEKANBARU
T.P. 2012/2013




Puji Syukur


“Segala puji milik Allah. Kami memohon pertolonganNya, dan mohon ampun kepada Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukan-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul-Nya, tidak ada nabi setelah Dia. Ya Allah, berikan sholawat, salam dan kebaikan atas nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”

Puji syukur kita ucapkan atas kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya pada hari ini kita masih dapat menghirup udara segar dan masih diberikan kesehatan juga kesempatan sehingga dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Untuk itu marilah sama-sama kita mengucapkan Alhamdulillah hirobbil ‘alamin.



Shalawat Nabi

Shalawat dan salam tidak lupa pula kita berikan kepada junjungan alam yakni nabi kita Muhammad SAW ,yang mana telah membawa kita dari masa jahiliyah ke masa yang terang benderang akan ilmu pengetahuan seperti pada masa ini dengan mengucapkan : serta salam kepada beliau “Assalamu’alaika ya Rasulallah”.


Kata Pengantar

“Ketahuilah bahwa hati manusia tidak mungkin terus dalam keadaan bersih, akan tetapi suatu saat mesti akan bernoda karena dosa dan maksiat, maka pada waktu itu dibutuhkan pembersih hati dan pembersih hati itu adalah menelaah kitab-kitab ilmu agama untuk memahami dan mengamalkannya.” (Kitab Talbisu Ibliis, hal.398).

Untuk itulah salah satu tujuan Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW yang telah dipaparkan dalam Al-Qur’an dan Hadist. Semoga dakwah yang singkat ini dapat menimbulkan kesadaran bagi pendengar dakwah ini, semoga kita semua senantiasa dilindungi oleh Allah SWT dengan rahmat-Nya.


Daftar Isi



Puji Syukur……………………………………………………………………………………… 1
Shalawat Nabi………..………………………………………………………………………… 2
Kata Pengantar………………….……………………………………………………………… 2
Daftar Isi…………......………………………………………………….……………………… 3
Judul……………………………………………………………………………………….…… 4
Dasar Hukum……………………………………………………………………..................… 12
Kesimpulan………………………………………………………………………………….… 13
Penutup……………………………….…………………………………………………..…… 13


Judul Dakwah

TAZKIYATUN NAFS (Upaya Membersihkan Jiwa)



A. PENGERTIAN TAZKIYATUN NAFS

Tazkiyatun nafs berasal dari dua buah kata yaitu Tazkiyatun dan An-nafs. Tazkiyah berasal dari akar kata (Zakaa Yazku-Zakaa & Zakatan) yang berarti Nama (baca: Tumbuh) dan Zada (baca: Bertambah). Zakaa juga bisa berarti Solaha (baca;baik)dan ia juga berarti Barokah (baca: banyak kebaikannya), disamping itu juga berarti Thaharoh / Suci bersih. (lihat Al-Mu’jamul Wasith, hal 396).

Sedang bentuk kata Tazkiyah dari kata Zaka yang diberi tambahan huruf kaf, sehingga menjadi Zakka-Yuzakki-Tazkiyatan yang berarti menumbuhkan, mengembangkan, memperbaiki, membersihkan, mensucikan dan menjadikannya jadi baik serta bertambah baik.

Kata An-Nafs bisa berarti ruh/nyawa/jiwa, seperti dalam ayat “Keluarkanlah Ruh mu”. Ia bisa berarti Nafas, yaitu udara yang keluar dan masuk ke dalam tubuh manusia, melalui mulut atau hidung. (Lihat Al-Mufradat fii qoribil Qur’an, hal 501).

An-Nafs bisa berarti diri sendiri, seperti pada kalimat “Ja a Huwa Nafsuhu”, artinya dirinya sendiri yang datang, bukan wakil atau siapa dan apa-apanya. (Lihat, Al-Mu’jamul Wasith, hal. 940).

Jadi secara etimologis, Tazkiyatun nafs berarti membersihkan jiwa, memperbaikinya dan menumbuhkannya agar menjadi semakin baik serta mengembangkan potensi baik jiwa manusia.

Sedangkan secara istilah, Tazkiyatun nafs pada adalah proses pembersihan jiwa dan hati dari berbagai dosa dan sifat-sifat tercela yang mengotorinya, dan selanjutnya peningkatan kwalitas jiwa dan hati tersebut dengan mengembangkan sifat-sifat terpuji yang diridhai Allah Swt, serta potensi-potensi positifnya dengan mujahadah, ibadah dan berbagai perbuatan baik lainnya, sehingga hati dan jiwa menjadi bersih dan baik serta berkwalitas. Yang selanjutnya menjadikannya mempuyai sifat-sifat dan prilaku yang baik dan terpuji.

B. URGENSI TAZKIYATUN NAFS.

Tazkiyatunnafs memiliki beberapa urgensi berupa :


  • Merupakan bagian dari missi Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.


Di antara missi besar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah upaya untuk menetralisir berbagai pemikiran, konsep dan kepercayaan yang telah melembaga dalam komunitas manusia. Hal demikian banyak lahir dari ketidaktahuan manusia tentang Allah swt, sehingga berefek pada kekeruhan jiwa. Untuk menginternalisasi kembali nilai-nilai ilahi ke dalam struktur kepribadian manusia, dibutuhkan upaya pembersihan yang dikenal dengan istilah tazkiyah atau takhliyah. Tentang missi besar ini, Allah swt menegaskan :

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

"Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS Al-Jumu'ah:2)


  • Jiwa merupakan tempat pergolakan abadi yang melibatkan manusia, malaikat dan setan.
Hati manusia merupakan sebuah wadah yang rentan terhadap berbagai pengaruh yang ditimbulkan oleh mata, pikiran dan pendengaran. Jika dimanfaatkan dengan baik, mata dan pendengaran serta pikiran dapat menstimulasi jiwa untuk mendapatkan kesucian. Dengan kesucian hati, malaikat akan memiliki tempat tersendiri padanya sehingga berperan dalam mengutkan manusia untuk dekat kepada Allah swt. Tetapi jika diisi dengan berbagai kemaksiatan maka akan menjadi sarang setan. Di sana ia akan melancarkan berbagai tipu dayanya, sehingga yang bersangkutan melihat kemaksiatan sebagai kebaikan dan kebaikan sebagai kejahatan. Allah menegaskan hal ini dengan firman-Nya :


  • وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا (7) فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا (8) قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا (9) وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا (10)

"Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya". (QS. Asy-Syams : 7-10).

  • Merupakan sumber kebahagiaan manusia.
Kebahagian manusia sesungguhnya bersumber pada kesucian jiwanya. Dengan kesucian jiwa, manusia jauh dari berbagai pikiran negatif. Hal yang biasanya meracuni perasaan dan membelenggunya. Jiwa yang bersih sangat potensial untuk melahirkan berbagai maha karya. Kumpulan orang-orang bersih jiwanya dalam sejarah Islam telah melahirkan peradaban yang mengungguli semua bentuk peradaban lain. Peradaban yang menjamin lahirnya kebahagian jiwa dan kepuasaan jasmani dalam koridor yang dibenarkan oleh agama.

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (28)
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram". (QS Ar-Ra'du : 28).


  • Sarana untuk mendapatkan kecintaan dan keridhaan Allah swt.

Jiwa yang bersih akan mengundang datangnya keridhaan dan kecintaan Allah swt. Firman Allah :

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ (222)

"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." (QS al-Baqarah : 222).

Taubat merupakan sarana penyucian jiwa. Sedangkan kesucian diri yang dimaksud pada ayat di atas adalah kesucian lahiriah. Ayat ini terkait dengan larangan mendekati wanita (istri) ketika sedang haid.


  • Kunci sukses di akhirat kelak.

Ketika manusia telah berada di akhirat kelak, rasa aman diperoleh hanya berdasarkan tingkat kesucain jiwanya. Orang-orang yang melumuri jiwanya dengan berbagai kemaksiatan, akan mendapatkan hidup yang mengerikan di akhirat kelak. Nila kesucain jiwa manusia yang menjadi tolak ukur kesuksesan ini tidak bisa ditebus dengan emas seisi langit dan bumi dan tidak bisa ditebus dengan anak atau oleh anak sendiri. Allah menginformasikan :

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ (87) يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (88) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (89)

"Dan janganlah Engkau hinakan Aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih". (QS. Asy-Syuara : 87-89).


C. RAGAM JIWA MANUSIA.

Berdasarkan pada kondisi hati manusia ketika mengalami interaksi dengan dunia luar (keadaan sehari-hari), maka ada tiga predikat yang bisa disandang oleh jiwa :

1. Nafs Mutmainnah

Jiwa yang terisi oleh keimanan kepada Allah swt dan kepada malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitabNya, para nabi-Nya, qadha dan qadhar-Nya serta adanya hari kiamat sangat berpotensi untuk memperoleh jiwa tipe ini. Sejauh apapun presentase keimanan ini terakam dalam jiwanya, maka sejauh itu pula ketentraman dalam hidup ini diperoleh. Jika dipersentaskan secara kasar, orang yang terisi hatinya dengan keimanan antara 55 % hingga 100 % akan merasakan jiwa seperti ini. Allah menerangkan keadaan orang yang memiliki jiwa demikian dengan firman-Nya :

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ (27) ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً (28) فَادْخُلِي فِي عِبَادِي (29) وَادْخُلِي جَنَّتِي (30)

"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam syurga-Ku.“ (QS Al-Fajr : 27-30).

2. Nafs Lawwamah.

Jika tingkat keimanan manusia menurun dari kisaran 55 % hingga 45 % maka ia akan berada pada kondisi serba tidak menentu. Ketika berbuat kebaikan maka ia akan menyesali dirinya. Jika ia melakukan kejelekan demikian pula adanya. Hal ini terjadi karena ia berada pada wilayah tengah antara dominasi malaikat dan dominasi setan. Sehingga tidak ada dari keduanya yang mendominasi hati dan berhak memberikan perasaan tertentu. Karena itulah, jiwa jenis ini disebut nafsu lawwamah (suka menghina diri). Yaitu hati yang selalu menyesali dirinya, baik ketika berbuat baik maupun ketika berbuat jelek. Tentang hati demikian Allah berfirman :

لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ (1) وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ (2) أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ (3) بَلَى قَادِرِينَ عَلَى أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ (4)

"Aku bersumpah demi hari kiamat, Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)[1530]. Apakah manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, Sebenarnya kami Kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.“ (QS Al-Qiyamah : 1-4).


3. Nafs Ammarah.

Jika hati hanya terisi oleh keimanan sebesar 45 % ke bawah sedangkan 55 % lainnya didomonasi oleh setan akibat kelalain, maka jiwa akan mendapatkan predikat nafs ammarah. Yaitu jiwa yang tunduk terhadap kendali setan. Apa yang baik menurut agama akan tampak jelek dalam pandagannya. Kebaikan yang dilihat adalah sejauh mana suatu keadaan bertentangan dengan agama. Sehingga jiwa demikian selalu mengarahkan pemiliknya untuk berbuat kejelekan. Jiwa jenis ini tidak bisa dikendalikan oleh pemiliknya kecuali dengan bantuan Allah melalui usaha maksimal untuk merubah diri dan lingkungannya. Tentang jiwa demikian diterangkan oleh Allah melalui lisan Nabi Yusuf A.S :

وَمَا أُبَرِّئُ نَفْسِي إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَحِيمٌ (53)

"Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), Karena Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha penyanyang.“ (QS. Yusuf : 53).


D. LANGKAH-LANGKAH UNTUK MEMBERSIHKAN JIWA

Dalam rangka mengupayakan agar jiwa berada pada wilayah Nafs Mutmainnah, sebaiknya langkah-langkah berikut ini dilakukan :

1. Memperdalam ilmu akidah yang mendorong wujudnya keihlasan dalam beribadah.
2. Taubat.
3. Memperbanyak amalan sunnah.
4. Mentadabburi al-Qur'an.
5. Memperbanyak zikir.
6. Mengingat kematian.
7. Bergaul dengan orang-orang shaleh.

E. KIAT MEMPERTAHANKAN KESUCIAN JIWA.

Sebagi manusia, kita diharapkan mempersembahkan prestasi ibadah terbaik di dunia ini sebagai modal menghadap kepada Sang Khaliq. Presatasi puncak dalam ibadah tidak akan pernah diraih kecuali dengan berusaha mempertahankan kesucian jiwa. Terdapat beberapa kiat yang direkomendasikan oleh ulama untuk maksud tersebut. Di antaranya :







1. Muraqabah

Muraqabah adalah perasaan kaum beriman yang merasakan kontrol ilahiyah yang meliputi segala gerak geriknya dalam hidup ini. Perasaan demikian tidak akan pernah hadir kecuali jika keimanan seseorang terhadap Allah semakin meningkat pada level maksimal. Tetang muraqabah ini, Allah mengingatkan :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ (18)

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat Pengawas yang selalu hadir. (QS. Qaaf : 18).

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ (235)

Ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; Maka takutlah kepada-Nya. (QS. al-Baqarah : 235).

2. Mu'ahadah

Mua'hadah merupakan betuk komitmen seorang muslim unutk patuh terhadap nilai-nilai yang telah digariskan oleh Islam. Dengan komitmen demikian, seorang muslim akan berpegang teguh terhadap tali Allah yang kuat (al-Urwah al-Wutsqaa). Karena dengan komitmen demikian ia akan menjauh dari kubangan setan yang setiap saat hendak menggelincirkan manusia dari jalan lurus.

3. Muhasabah

Mengevalusi diri dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai indiktor dikenal dalam Islam sebagai muhasabah. Muhasabah ini dilakukan untuk mengukur tingkat komitmen seorang muslim terhadap nilai-nilai yang diyakininya. Allah menegaskan pentingnya hal ini dengan firman-Nya :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (18)

18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Hasyr 18)

4. Muaqabah

Sanksi yang diberlakukan seorang muslim terhadap dirinya jika teledor dari nilai-nilai Islam disebut dengan mu'aqabah. Hal ini penting dilakukan mengingat jiwa kita membutuhkan pelatihan dan pembiasaan secara terus menerus. Hanya saja sanksi yang ditetapkan hendaknya berupa hal-hal yang dibenarkan dalam Islam.

5. Mujahadah

Optimalisasi dalam melakukan ibadah dan mempersembahkan amaliah terbaik untuk Allah adalah wujud utama mujahadah. Dengan mujahadah ini, jalan kebenaran makin tampak nyata dalam pandangan orang-orang yang memaksimalkan upayanya menuju Allah swt. Allah menegaskan :

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ (69)

69. Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami, benar- benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS al-Ankabut : 69).


Dasar Hukum




“Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepadamu, dan menyucikan(diri)mu, dan mengajarkan kepadamu Al kitab (Al Qur-an) dan Al Hikmah (As Sunnah), serta mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui.” (QS Al Baqarah: 151)

وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ (87) يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (88) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (89)

"Dan janganlah Engkau hinakan Aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih". (QS. Asy-Syuara : 87-89).



(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki (mu). (QS Al-Anfal: 11)


Kesimpulan

Kita sebagai umat muslim harus membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela, membuang seluruh penyakit hati, dan menghiasi jiwa dengan sifat-sifat terpuji. Jika kita telah memiliki jiwa yang bersih maka dalam beribadah, kita dengan hati dan jiwa yang ikhlas dan insyaAllah akan membawa kita ke dalam kesuksesan. Salah satu sarana untuk membersihkan jiwa memang dengan beribadah. Oleh karena itu, ibadah yang dilakukan jangan hanya menjadi gerak-gerak fisik yang kosong dari ruh keimanan dan taqarrub kepada Allah SWT. Lakukanlah ibadah dengan khusyuk. Karena ibadah apapun yang kita kerjakan hendaknya akan bernuansa pembersihan jiwa.

Penutup

Sekian dakwah yang bisa saya sampaikan, atas kesalahan saya mohon maaf, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT, saya akhiri dengan do’a kafaratul majelis :


إِلَيْكَسُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ

“Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa’atubu ilaik”

Artinya : “Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu’alaikum wr. wb.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

7 Hari Bersejarah at Boyolali [Ep.2]

Tanggal 1 Juli 2013

Jreng.. Jreng...
Inilah hari kedua kami di kota yang di kenal dengan Boyolali Tersenyum :) ..
Hmmm.. Di jadwal, hari ini ada acara Pembukaan PIRN di gedung bernama MUZDALIFAH (gedung biasa aja)..
Before that..
Kami harus mandi dan sarapan dulu.. Ini nih hal yang terkadang bikin orang betah dalam asrama lama lama *nunggu giliran -__- ..
Dikarenakan dalam satu kamar ada 10 manusia dan disertai 2 kamar mandi...
Apalagi yang mandi cewek semuaaa.. Kepikiran gak nunggunya kayak apa ?? Terlebih kalau ada yang nyuci.. #grrrr
But, di kamar B3 cewek2nya ada yang rajin ada juga yang malas mandi.. Hehehe..
Nah jadi ada yang mandinya subuh-subuh, ada juga yang mandinya agak siangan..

Ada yang tau gak aku termasuk golongan yang mana??
Kondisi asrama saat breakfast, lunch, and dinner..*rame
Setelah semua selesai.. Barulah kami keluar asrama dan menuju gedung tsb..
Karena jadwal mulai jam 08.30 WIB, sembari menunggu.. kami foto-foto deh dengan yang kerabat-kerabat PIRN yang bisa kami ajak foto pada saat itu..
Seginilah kerabat yang bisa kami rekrut utk berfoto.. -_-
 Di Dalam Gedung MUZDALIFAH..


Suasana di dalam gedung yg kira2 di huni oleh 550 manusia

Rame, sumpek, angek.. (inilah perasaan yang dirasakan saat berada dalam ruangan tsb)..
Ternyata bener, jam indonesia memang ngaret semua kirain hanya di PKU aja*uppss..
Jam 08.30 PAS, kami  dan kerabat PIRN lainnya telah stand by dalam ruangan itu.. Ntah apa yang terjadi sehinga acara belum mulai-mulai..
Lelah mata dan raga ini menunggu..*sok puitis. Mata ngantuk tapi gak bisa nutup karena badan keringetan.. 
Akhirnya penantian itu tidak sia-sia.. acara pun dimulai.. ternyata yang ditunggu adalah Bapak Walikota yang Terhormat.. aku masih memaklumi.. sengaret-ngaretnya disini lebih ngaret di PKU..*uppsss lagi

Dibukalah dengan kata sambutan-sambutan dari orang-orang peting dan terhormat..
Satu hal yang bikin aku terkesan.. Kata Sambutan dari Bapak Walkot singket banget dan terkesan akrab.. Bukan kayak di....*stop hampir aja buka coki lagi..

Akhirnya dengan penantian pendek, inti acara pun dimulai yakni seminar yang dibawakan oleh kak bayu (pemain OB dan HabibiAinun) dan satu lagi.... *lupa maap ya.. gak pernah main film sih ..

Pengisi Seminar Bkkbn
Ini juga salah satu pengisinya.. kenal gak?


Hal yang tak akan terlupakan dari seminar ini..
Pertama, kalimat "Bertambah.. bertambah.. bertambah.." hayo apa coba yg bertambah?
Kedua, Kereta Fantasi syuuuttt.. ~~.. : p

Setelah seminar selesai, kami diperbolehkan kembali ke asrama, dan dilanjutkan dengan ke sekolah ba'dha zuhurnya.. *(sekolah ??) 

Siangnya (Ba'dha Zuhur)...

Awalnya, sat melihat jadwal dan tertera "Pemberian Materi" gitu, mikirnya kayak di seminar-seminar dan di ruangan aula yang cukup besar.. Eh eh eh ternyata di sekolah.. Tersadar akan satu hal " Tiada tempat yang lebih efisien untuk menyampaikan ilmu selain di sekolah".. (y) :) .
Nah, setelah menerima semua kenyataan itu, kirain ke sekolahnya naik bus gitu.. Nyatanya jalan kaki bukk.. Sempat shock dengarnya sih.. Tapi begitu tahu kalau jaraknya plusminus 150 m.. Its oke sih.. :)))
Saat memasuki SMAN 1 Ngemplak, rasanya ituuuu..  kayak biasa aja sih.. Karena beti-beti sama sekolahku.. Hanya saja letak ruangannya penuh lika-likuuuu.. ada senang ada dukaa*goyang mas..
Memasuki SMAN 1 Ngemplak
Satu hal yang bisa dibanggakan dari sekolah ini, yaitu 1 Kelas 1 Hotspot cuii.. Jadi lebih betah di sekolah daripada di asrama.. ~:~

Nah apa aja sih yang kami lakukan di kelas yang plusminus 4x5m ini ?? Check It Out..

1. Pengenalan oleh Guru Pembimbing
2. Pembagian Kelompok
    Di kelas IPS B terdiri dari 6 Kelompok. Aku berada di kelompok 5, terdiri dari 3 cowok SMA, 5 cewek     SMA dan 2 cewek SMP. Rame gak ??
3. Penentuan Ketua dan Pengenalan antar Anggota Kelompok.
4. Pengundian Lokasi Penelitian
    Ntah apa salah dan dosa kelompokku, kami mendapat undian sisa. Ini gak adil... Kelompok lain diberikan     pilihan, kenapa kami tidak?? kenapa ?? kenapa?? *nada dramatis.. huhuhuhu :'(
5. Perumusan inti penelitian dan pertanyaan untuk di lapangan esok harinya.
    Meskipin terlihat simple, ini pun diskusinya sampai malam. :(((
Suasana dikelas IPS B.

Saat makan malam di sekolah..
Tampang muka masih beseri.. Apakah ini akan bertahan ??
Pulang dari sekolah yaa.. kira-kira jam 9 gitu lah..*gelaaa.. hampir 12 tahun aku sekolah, ngak pernah nih selarut ini pulang sekolah.

Nah apa yang akan terjadi besok di lapangan yaa...??

To be Countinued .. (Episode 3)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

7 Hari Bersejarah at Boyolali [Ep.1]

Cerita ini berawal dari... 
Aku, Rahmi, Siska, Ivana, Ningrum dan Tami serta guru pembimbing kami (Buk Milda) mengirimkan formulir pendaftaran untuk mengikuti PIRN..
Lalu kami mencari-cari tiket pesawat yang paling murah*(sepertinyaa -,-)..
Untuk menambah biaya hidup disana, kami mengajukan proposal kesana kemari..
Alhasil.................
Yang jebol cuman satu.. Yeiy Alhamdulillah... 

[ Yang diatas ini cuman kalimat penghantar yo.. Jangan terlalu dihiraukan !]

Tanggal 30 Juni 2013 10.02 WIB
Kami tiba di Bandara Adi Sucipto, Jogjakarta.
Dengan Pesawat Tiger Airways (Mandala)..
ada yang sepesawat gak???

[dari sebelah kiri]
Siska, Ivana, Rahmi, Buk Milda (Pendamping), Tami, Ningrum, Aku 

Dari bandara kami dijemput oleh panitia PIRN untuk pergi ke Boyolali menggunakan mobil/bus kecil.. Selama perjalanan, satu hal yang kami sadari.. LAMPU LALU LINTASNYA KEBANYAKAN.... !!!!

Lihatlah wajah bahagia (capek) kami saat berada di mobil.. hihi :D

Sesampai di Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali..
Sama halnya dengan peserta lain, kami harus registrasi dan diberikanlah 1 Tas BKKBN dengan isi 1 Buku Pemandu, 1 Badgename, dan 2 Kaos ( >_< )... 
Next, kami mencari lantai dan kamar berapa yang akan menjadi tempat kami bernaung selama 7 hari.. *sedihnyaa..
Eh eh.. gak disangka kami lantai 3 SEMUAAA loooo... *Ternyata memang khusus untuk cewek toh.. kecewa badai..


Ada yang di B3, E3, E4, D1, D2, A1.. Mau tau mana kamarku ??? Cari tau yoo..
Sesampai dikamar masing-masing.. Yaa.. kami memilih tempat tidur paling pewe.. Nyusun-nyusun isi lemarilah.. kenalan sama temen sekamar, tidur, dll...
Aku sekamar sama Siti Maisarah, Rafiqatul, Agnes, Athithi, Citra, Irene, Sulis, Madina.. Banyak gak ??

Gak kaget sih ternyata satu kamar 10 org.. Karena udah tau dari sebelum-sebelumnya.. jadi udah siap mental.. *gk ad yg nanya[-_-]

After that, aku dan masyarakat Riau lainnya menjelajahi lika liku bangunan yang ada di AHD sambil poto-potolah.. Kami menemukan sesuatu kotak hitam yang besar.. biasanya disebut orang dengan nama  Ka'bah *WAW :o.. Sebelum memasuki asrama ada bangunan yang harus kami lewati.. Yang dinamakan dengan JEDDAH *so what?.. Singkat cerita, setelah capek berkeliling kami pun kembali ke kamar untuk beristirahat kembali.. 


Malam harinya...

Seluruh peserta disuruh berkumpul untuk pengarahan selama seminggu disana.. Jujur sih meskipun udah di depan tapi kok suara orang yang memberikan pengarahan sayuuppp-sayuupp kependam .. jadi kadang dengar kadang ngak.. alhasil infonya seteng-seteng.. hehehe... udah malam sih.. jadi pengen tidur aja toh.. Like ??




Setelah bubar..
Seperti ayam berebut makanan, langsung semuanya berbondong-bondong ke papan pengumuman untuk melihat, pada bidang apakah mereka melakukan penelitian?? IPA kah? IPS kah? atau IPT? Dan dikelas manakah mereka diletakkan? yah.. begitulah kerasnya hidup..*sulit
Begitu juga denganku.. tapi setidaknya aku nunggu sepi dikit dulu toh.. Dan hasilnya adalaaaaaaaaahh...
aku berada di IPS B.. Yeah -_-*bingung musti seneng ato sedih..
Kalau..
Rahmi >> IPS A
Ivana >> IPA A
Tami >> IPA B
Siska >> IPT

Nah.. Apakah yang akan terjadi besok ???
Sampai disini sajakah cerita ini??
Oh tentu saja tidak.. (X)
Tunggu Episode Selanjutnyaa...
Salam Olahraga !!


To be Continued.. (Episode 2)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Jamur di Sekitar Lingkunganku

Hi guys, para pengunjung setia blog ku...
Nih ada beberapa hasil jepretan gara-gara ada tugas biologi ni..
Sebenarnya ni tugas udah lama banget tapi baru sempat mosting sekarang.. tak pe ya..
Langsung aja Semoga Bermanfaat ya..


Di pohon tinggi di pekarangan sekolah.

Di makanan yang sengaja di pendam biar berjamur :D

Cantik kan ??
Di antara semen-semen yang terpisah..

Ini dimana ya? Lupa -,-

Di tanah dekat akar pohon gede..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Resensi Buku Non Fiksi

I.                    Identitas Buku
A.     Nama Pengarang      :  Ir. H. Rahmat Rukmana
C.     Penerbit                      : Kanisius
E.      Tebal                           : 76 halaman
F.      Ukuran Buku              : 148x210x0 mm
G.     Cover Buku                : Perkebunan melati dengan dua buah gambar melati dalam skala besar dan tulisan judul buku bewarna orens dan putih.

II.                 Sistematika Penulisan (Daftar Isi)
Bab 1            Pendahuluan
Bab 2            Mengenal Tanaman Melati
Bab 3            Syarat Tumbuh Tanaman Melati
Bab 4            Pembibitan Tanaman Melati
Bab 5            Tata Laksana Budidaya Melati
Bab 6            Budidaya Melati Dalam Pot
Bab 7            Hama dan Penyakit
Bab 8            Panen dan Pascapanen Bunga Melati
Bab 9             Analisis Usaha Tani Melati


III.               Ide Pokok dalam Kata Pengantar
Wilayah Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman sumberdaya hayati, baik yang terdapat di darat, laut maupun udara. Keanekaragaman flora dan faunanya tersebar di ketiganya. Keanekaragaman flora dan fauna tersebut mendorong pada peneliti dan pecinta alam datang ke Indonesia untuk meneliti dan mengeksplor flora dan fauna yang belum diketahui masyarakat.
Melati merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Ada beberapa orang yang mempercayai apabila seseorang yang mengalami pusing cukup menghirup wangi bunga melati dapat menentramkan pikirannya. Kandungan kimia pada bunga melati yaitu indol, benzyl, livalylacetal dipercaya dapat mengobati penyakit seperti sakit kepala, sesak napas, demam, kelebihan asi dan sakit mata.
Mengingat kegunaan bunga melati yang semakin luas dan memasyarakat maka pada hari Lingkungan Hidup Sedunia, tanggal 5 Juni 1990, Presiden Soeharto menetapkan Bunga Melati sebagai “Puspa Bangsa”. Jenis melati yang dimaksud adalah Jasminum sanbac atau yang sering disebut dengan melati putih.
Sampai saat ini varietas melati yang ditanam petani cukup beragam dan belum tersedia varietas yang unggul. Jawa timur merupakan salah satu sentra produksi dan sebagai pemasok bibit melati di Indonesia
Bunga melati putih merupakan tumbuhan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan umumnya bagi dunia.

IV.              Ringkasan Buku
Tingginya nilai ekonomi komoditas holtikultura dijadikan sumber pendapatan Negara di dunia, termasuk di Asia. Tanaman hias dan hasilnya berupa bunga termasuk kelompok komoditas holtikultura yang mempunyai prospek cerah bila dikembangkan secara intensif dan komersial. Permintaan pasar dunia akan bunga cenderung meningkat tiap tahunnya.
Di Indonesia pengembangan usaha tani melati skala komersial mempunyai prospek cerah dan peluang pasarnya bagus. Nilai ekonomi bunga melati semakin dibutuhkan dalam kehidupan maju seperti bahan baku industri minyak wangi, kosmetik, teh , sabun, tinta, dan lain sebagainya. Hal tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik di Indonesia karena potensi sumber daya lahan amat luas dan agroekologinya cocok untuk tani melati.
Ada 200 jenis melati di dunia namun baru sekitar 9 jenis melati yang umum dibudidayakan yaitu melati hutan ( J. multiflorum), melati putih ( J. sambac ), melati raja ( J. rex ), J.parkeri ,   J. mensy , J. revolutum , melati Casablanca ( J. officinalle) , melati Australia ( J. simplicifolium) , dan melati hibrida. Serta terdapat 8 jenis melati potensial untuk dijadikan tanaman hias. Yaitu J. humile, J. azoricum, J.angulare, J. nitidum , J. fruticans , J. undulatum , J. gracilinum, dan J. polyantum French.
Tanaman melati dapat tumbuh dan produksi dengan baik di dataran rendah sampai dengan dataran tinggi pada ketinggian 0-1.600 meter di atas permukaan laut. Dengan suhu siang hari 280C – 360C dan suhu pada malam hari 240C – 300C, kelembapan udara 50% - 80% , cukup mendapat sinar matahari, curah hujan 112 mm – 119 mm/bulan denngan 6 – 9 hari hujan/bulan. Serta bertipe iklim C1 yang umumnnya mempunyai 2 - 3 bulan kering dan 5 – 6 bulan basah.
Tanaman melati membutuhkan tanah yang berekstur pasir smpai liat, aerasi dan drainasenya baik, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, dan reaksi tanah (pH) agak masam sampai netral (pH 5 – 7) serta keadaan air tanah mencukupi. Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk organic seperti kompos, kotoran ternak, humus, sekam, dan lain-lain.
Pembibitan tanaman melati dimaksudkan memproduksi bahan tanaman hingga menjadi bibit yang siap ditanam di lapangan. Secara alami tanaman melati sulit diperbanyak dengan biji. Oleh karena itu pembibitan umumnya dilakukan secara vegetative, yakni dengan setek batang atau cabang perundukan ( layering ) atau cangkok. Keuntungan pembibitan secara vegetatif yaitu dapat dihasilkan jumlah bibit yang banyak dan pertumbuhannya relative seragam serta hasil bunganya sama dengan induknya.
Tata laksana budidaya melati yang pertama harus dilakukan adalah penyiapan lahan, dapat di lahan kebun khusus maupun di pekarangan. Yang kedua yaitu cara penanaman, yang ketiga yaitu cara pemeliharaan tanaman yang meliputi pengairan, penyulaman, penyiangan dan penggemburan tanah, pemupukan, pemangkasan, penggunaan zat perangsang pembuangan, dan perlindungan tanaman.
Tanaman melati juga dapat diserang hama dan penyakit antara lain ulat palpita- yang menyerang daun, penggerek bunga- menyerang bunga melati yang masih kuncup, thrips- hama ini menyerang kuncup daun muda, sisik pseudococcus- menyerang batang dan tunas melati, penyakit hawar daun- cendawan jamur, dan lain sebagainya.
Tanaman melati mulai berbunga pada umur 7-12 bulan setelah tanam. Panen bunga melati dapat dilakukan sepanjang tahun secara berkali-kali sampai umur tanaman 5-10 tahun, tergantung pada pemeliharaan dan kesuburan tanah. Setiap tahun masa berbunga melati umumnya berlangsung selama 12 minggu ( 3 bulan ).
Ciri-ciri bunga melati yang sudah saatnya di panen adalah ukuran kuntum bunga sudah besar ( maksimal), dan masih kuncup , atau setengah mekar. Cara panen bunga melati adalah dengan petik pilih dari kumpulan bunga yang telah memenuhi persyaratan laik petik. Pemetikan dilakukan dengan tangan secara hati-hati agar tidak merusak kuntum bunga lain yang belum laik dipanen pada tangkai yang sama.  

V.                 Analisis Buku
A.     Kualitas Isi Buku
Baik. Sampul dan kertasnya masih bagus.
B.     Bahasa yang Digunakan
Singkat dan jelas
C.     Sistematika Penulisan
Teratur
D.    Manfaat Positif dari Isi Buku
-Menambah pengetahuan tentang tanaman melati
-Menambah pengetahuan cara membudidayakan melati
E.      Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan :
Melati merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Di Indonesia pengembangan usaha tani melati skala komersial mempunyai prospek cerah dan peluang pasarnya bagus. Nilai ekonomi bunga melati semakin dibutuhkan dalam kehidupan maju seperti bahan baku industri minyak wangi, kosmetik, teh, sabun, tinta, dan lain sebagainya. Hal tersebut mampu dimanfaatkan dengan baik di Indonesia karena potensi sumber daya lahan amat luas dan agroekologinya cocok untuk tani melati.

Saran :
Untuk meningkatkan pendapatan baik bagi petani maupun Negara Indonesia sendiri, seharusnya petani Indonesia mencoba untuk membudidayakan bunga melati ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Cari Sesuatu ??